Instalasi & Konfigurasi EHCP Pada Ubuntu 20.04

Apa itu Hosting?

Hosting adalah layanan yang berfungsi sebagai tempat menyimpan data dan file sebuah website agar bisa diakses melalui internet. Dengan hosting, semua elemen website seperti teks, gambar, dan database tersimpan di server yang selalu online. Penyedia hosting menyediakan server dengan koneksi stabil agar website bisa diakses kapan saja.

Ada beberapa jenis hosting yang umum digunakan, seperti shared hosting, VPS, dan dedicated server. Shared hosting cocok untuk website kecil karena biayanya murah, sementara VPS dan cloud hosting menawarkan performa lebih baik. Jika membutuhkan server khusus dengan kontrol penuh, dedicated server bisa menjadi pilihan. Pemilihan hosting tergantung pada kebutuhan dan skala website yang akan dibuat.

Apa itu EHCP?

EHCP (Easy Hosting Control Panel) adalah panel kontrol hosting berbasis open-source yang digunakan untuk mengelola server web dengan lebih mudah. EHCP mendukung pengelolaan domain, email, database, dan FTP melalui antarmuka berbasis web, sehingga pengguna tidak perlu mengonfigurasi server secara manual melalui terminal. Panel ini dirancang khusus untuk server berbasis Linux, terutama yang menggunakan Ubuntu atau Debian.

Salah satu keunggulan EHCP adalah kemudahan dalam instalasi dan penggunaannya. EHCP secara otomatis mengatur layanan seperti Apache/Nginx, MySQL, dan Postfix untuk mendukung fungsi hosting. Meskipun tidak sepopuler cPanel atau Plesk, EHCP tetap menjadi pilihan bagi pengguna yang mencari solusi gratis untuk mengelola server hosting dengan fitur yang cukup lengkap.


A.Topologi Jaringan 


B.Tujuan

Mengetahui cara melakukan Konfigurasi EHCP pada Ubuntu 20.04 .

C.Persiapan

1. Virtual Box


2. PuTTY

3. File ISO Ubuntu 20.04

D.Langkah-Langkah Konfigurasi

1. Lakukan pembaruan terhadap paket yang tersedia.Untuk melakukannya dapat dengan menjalankan perintah :
apt update

2. Instalasi EHCP akan kita lakukan pada direktori home,jadi kita berpindah ke direktori home.Lalu install paket EHCP dengan menjalankan perintah : 
wget -O ehcp.tgz www.ehcp.net/ehcp_2004.tgz 

3. Kemudian setelah file EHCP selesai di install,langkah selanjutnya adalah ekstrak file tersebut dengan menjalankan perintah : 
tar -zxvf ehcp.tgz

4. Selanjutnya,setelah file sudah di ekstrak,berikutnya masuk terlebih dahulu ke direktori ehcp.Selanjutnya mulai proses instalasi dengan menjalankan perintah :
./install.sh

5. Setelah itu, kita diminta untuk tekan enter,tekan tombol Enter untuk melanjutkan proses instalasi.

6. Setelah berhasil, akan muncul keterangan untuk menginstal EHCP MAIN INSTALLER, tekan Enter untuk melanjutkan proses instalasi.

7. Selanjutnya,kita diminta untuk mengisi nama dan gmail.Isi opsi tersebut sesuai dengan yang diinginkan.

8. Selanjutnya,kita akan diminta untuk memberikan password untuk admin login EHCP.Isi opsi tersebut sesuai dengan yang diinginkan.

9. Selanjutnya, akan muncul permintaan untuk mengonfirmasi Hostname dan IP Address. Jika tidak ada yang perlu diubah, cukup tekan Enter untuk melewati. Setelah itu, pilih bahasa yang diinginkan. Pada contoh ini, digunakan bahasa Inggris (en).

10. Setelah memilih bahasa, langkah berikutnya adalah mengonfigurasi database Roundcube menggunakan dbconfig-common. Pada tahap ini, pilih Yes untuk melanjutkan instalasi.

11. Langkah selanjutnya,masukkan password untuk database roundcube.Isi password sesuai dengan yang diinginkan.Lalu klik OK untuk lanjut.

12. Selanjutnya,kita diminta untuk mengkonfirmasi password yang sebelumnya dibuat.Isi kembali sesuai dengan password yang sebelumnya kita buat.

13. Setelah konfigurasi untuk RoundCube selesai,langkah berikutnya adalah konfigurasi untuk database phpmyadmin.Pada tahap ini klik OK untuk lanjut.

14. Selanjutnya,jika muncul pilihan seperti di gambar,pilih opsi Yes untuk konfigurasi database phpmyadmin dengan dbconfig-common.

15. Langkah selanjutnya,masukkan password untuk database phpmyadmin.Isi password sesuai dengan yang diinginkan.Lalu klik OK untuk lanjut.

16. Selanjutnya,kita diminta untuk mengkonfirmasi password yang sebelumnya dibuat.Isi kembali sesuai dengan password yang sebelumnya kita buat.

17. Berikutnya, akan ada pertanyaan tentang web server yang akan digunakan untuk menjalankan phpMyAdmin secara otomatis. Pilih opsi Apache2 lalu klik OK untuk melanjutkan.

18. Setelah instalasi EHCP selesai, akan muncul notifikasi seperti "http://yourip/". Verifikasi dapat dilakukan dengan mengakses alamat IP server melalui browser.

19. Buka browser,kemudian coba akses EHCP dengan menggunakan IP Address server.Jika tampilan yang muncul seperti di gambar,langkah selanjutnya klik pada opsi "Click here for the control panel on your server" untuk login ke EHCP.

20. Selanjutnya akan muncul tampilan login.Login dengan username admin dan password sesuai yang sebelumnya sudah dibuat.Jika sudah klik Login untuk masuk ke panel EHCP.

21. Jika berhasil login ke EHCP,maka tampilan dari EHCP akan seperti digambar dan instalasi EHCP berhasil dilakukan.


Membuat Domain Melalui EHCP

22. Selanjutnya,kita akan melakukan uji coba untuk membuat domain.Caranya dengan klik pada opsi Add Domain (All in one).

23. Isi kotak kosong yang ada dengan nama domain,user,user FTP,password,database,dan email sesuai dengan preferensi masing-masing.Jika sudah klik Submit Query untuk menambahkan domain.

24. Jika muncul pesan success seperti digambar,ini menandakan bahwa penambahan domain berhasil dilakukan.

25. Langkah selanjutnya,kita edit maxpanelusers nya dengan cara pilih opsi Panel Users > List Panel Users.Terlihat max panel users masih 0,kita ubah menjadi 1 menggunakan opsi edit.Klik pada gambar pensil untuk melakukan edit.

26.  Pada opsi maxpanelusers ubah menjadi 1 dan berikan nama sesuai dengan yang diinginkan.Jika sudah klik Submit / Gonder untuk menyimpan.

27. Selanjutnya,verifikasi pada panel users dan terlihat maxpanelusers sudah berubah menjadi 1 dan sudah ada nama sesuai dengan yang sebelumnya kita berikan.

28. Selanjutnya,tambahkah lagi untuk domain kedua.Caranya dengan klik pada opsi Add Addon Domain.

29. Disini,kita diminta untuk mengisi Username dan Password yang akan digunakan untuk FTP.Isi sesuai dengan yang diinginkan lalu klik Submit Query untuk menyimpan.

30. Pada langkah selanjutnya,masukkan nama domain yang ingin digunakan sesuai dengan yang diinginkan.Jika sudah klik Submit Query.

31. Jika muncul pesan success seperti digambar,ini menandakan bahwa penambahan domain berhasil dilakukan.

32. Selanjutnya,lakukan verifikasi untuk melihat apakah kita berhasil menambahkan domain dengan cara melihat pada opsi List Domains.

33. Terlihat pada List Domains ada dua domain yang sebelumnya ditambahkan.

34. Kita juga bisa melakukan verifikasi domain dengan masuk terlebih dahulu ke direktori /etc/bind,lalu jalankan perintah ls untuk melihat daftar file dan direktori.

35. Selanjutnya uji coba membuka file ezar.net menggunakan nano editor.Terlihat sudah ada konfigurasi di dalam file tersebut.

35. Selanjutnya uji coba membuka file rahendi.net menggunakan nano editor.Terlihat sudah ada konfigurasi di dalam file tersebut.

36. Selanjutnya,kita lakukan uji coba ping terhadap nama domain yang sebelumnya kita buat.Karena PC Client sudah terbridge dengan vm,maka kita cukup tambahkan IP Address Server sebagai DNS pada interface yang terbridge dengan vm.

37.Selanjutnya,buka command prompt lalu lakukan uji coba ping terhadap nama domain yang kita buat sebelumnya.Jika terdapat pesan Reply,ini menandakan konfigurasi penambahan domain berhasil dilakukan.

Membuat Email Melalui EHCP

38. Selanjutnya, lakukan uji coba menambahkan akun email pada domain pertama. Caranya, klik domain yang terdaftar di List Domains. Akun email ini akan digunakan untuk mengakses web-based email melalui SquirrelMail.

39. Selanjutnya,pilih opsi Add Email Address untuk menambahkan akun email untuk client.

40. Selanjutnya,tambahkan Username,Password dan yang lainnya sesuai dengan yang diinginkan.Jika sudah klik opsi Submit Query untuk menyimpan.

41. Tambahkan lagi user kedua yang akan digunakan sebagai penerima.Isi Username,Password dan yang lainnya sesuai dengan yang diinginkan.Jika sudah klik opsi Submit Query untuk menyimpan.

42. Setelah berhasil menambahkan user untuk pengirim dan penerima,langkah selanjutnya adalah mengakses squirrelmail pada dashboard dengan mengklik opsi Squirrel Mail.

43. Pada laman login Squirrel Mail,isi dengan User dan Password sesuai dengan yang sebelumnya dibuat.Jika sudah klik Login.

44. Setelah berhasil masuk ke tampilan Squirrel Mail,klik pada opsi Compose untuk mengirim email ke user lain.

45. Setelah itu kirim pesan dari user 1 ke user 2.Pada opsi To isi dengan user 2 lalu subject dan isi pesan dapat diisi sesuai dengan yang diinginkan.Jika sudah klik opsi Send.

46. Selanjutnya,sign out dari user pertama,lalu login kembali menggunakan user kedua pada opsi login Squirrel Mail.

47. Terlihat,pesan yang dikirim dari user pertama sudah ada pada inbox yang ada di user kedua.

Membuat Domain Melalui EHCP

48. Sekarang,kita akan melakukan percobaan untuk instalasi wordpress pada domain.Untuk itu,kita perlu tambahkan domain baru lagi untuk wordpress.Untuk menambahkannya kita pilih opsi Easy Add Domain.

49. Pada tahap ini,berikan nama domain dan password sesuai yang diinginkan.Jika sudah klik Submit Query untuk menambahkan.

50. Jika muncul pesan success seperti digambar,ini menandakan bahwa penambahan domain berhasil dilakukan.

51. Selanjutnya,kita tambahkan database untuk wordpress.Untuk menambahkannya pilih opsi Add MySQL Database & User.

52. Pada tahap ini,berikan nama pada opsi dbname,lalu masukkan user dan password sesuai yang diinginkan.Jika sudah klik Submit Query untuk menambahkan.

53. Langkah selanjutnya,kita perlu mendownload terlebih dahulu file wordpress.Untuk mendownload nya dapat dengan menggunakan link berikut : Download Wordpress

54. Setelah file wordpress selesai di download,ekstrak file tersebut agar menjadi sebuah direktori.

55. Sebelumnya,ubah terlebih dahulu izin akses direktori untuk vhosts dari domain yang sebelumnya kita buat.Ini bertujuan agar kita dapat menambahkan dan menghapus file pada direktori tersebut.Untuk mengubah izin nya dapat dengan menjalankan perintah :
chmod -R 777 path/to/directory

56. Selanjutnya,buka aplikasi FTP,sebagai contoh disini kita gunakan WinSCP.Login menggunakan IP Address server beserta username dan password.Jika sudah klik Login untuk melakukan akses.

57. Langkah berikutnya,pada WinSCP arahkan ke path /var/www/vhosts/ezarrahendi.net/ezarrahendi.net/httpdocs/ (sesuaikan pada path domain masing masing).Kemudian hapus semua isi file yang diberi kotak merah.

58. Setelah menghapus file,selanjutnya adalah mengupload semua file yang terdapat pada direktori wordpress.Upload file ke path direkotori domain yang akan kita gunakan untuk instalasi wordpress.

59. Setelah semua file di upload,selanjutnya ubah nama pada file wp-config-sample.php menjadi wp-config.php.Caranya dengan klik kanan pada file yang ingin diubah namanya,lalu klik opsi Rename.

60. Langkah selanjutnya,lakukan pengeditan pada file wp-config.php kita perlu mengedit file tersebut untuk menyesuaikan databasenya sesuai dengan database yang sebelumnya kita buat.Klik kanan pada file lalu pilih opsi edit untuk mengedit isi file.

61. Lakukan pengeditan pada bagian db_name,db_user dan db_password sesuai dengan database yang sebelumnya dibuat.Jika sudah simpan perubahan yang telah dilakukan.

62.  Selanjutnya,kembalikan izin akses direktori menjadi seperti semula.Caranya dapat dengan menjalankan perintah :
chmod -R 755 path/to/directory

63. Berikutnya,kita kembali ke control panel EHCP lalu kita uji coba akses wordpress dengan klik pada opsi berbentuk panah.

64. Setelahnya,akan muncul tampilan setup instalasi wordpress.Pada bagian ini selesaikan setup instalasi wordpress sesuai dengan yang diinginkan.

65. Jika setup instalasi sudah selesai,maka akan muncul tampilan seperti digambar dan menandakan bahwa instalasi wordpress telah berhasil dilakukan.

Posting Komentar

0 Komentar