CCNA | LAB - BASIC ROUTER CONFIGURATION
A. Topologi :
B. Langkah Konfigurasi
Konfigurasi Router 1
1. Untuk masuk ke Privileged Mode, gunakan perintah enable.
2. Selanjutnya,untuk masuk ke Global Mode, gunakan perintah config terminal.
5. Kita setting agar perangkat router untuk passwordnya menggunakan ketentuan 6 huruf.Untuk melakukannya dapat dengan gunakan perintah security passwords min-length 6.
8. Selanjutnya,kita juga menetapkan password untuk line vty,line vty akan digunakan untuk meremote perangkat menggunakan Telnet atau SSH.Aktifkan juga fitur timeout agar sesi otomatis keluar jika tidak ada aktivitas selama 5 menit.
10. Selanjutnya,tambahkan IP Address untuk interface fa0/0 sesuai dengan topologi.
11. Tambahkan juga IP Address untuk interface fa0/1 sesuai dengan topologi.
12. Simpan seluruh konfigurasi yang sebelumnya dilakukan dengan menggunakan perintah copy running-config startup-config.Konfigurasi Router 2
13. Lakukan proses konfigurasi dasar pada Router 2 seperti yang telah diterapkan pada Router 1. Bedakan hostname pada Router 2 agar identitasnya tidak sama dengan Router 1.
13. Selanjutnya,tambahkan IP Address untuk interface fa0/0 sesuai dengan topologi,namun bedakan antara pada R1 dan R2.Sebagai contoh disini untuk R2 menggunakan IP Address 12.12.12.2/24.
14. Tambahkan juga IP Address untuk interface fa0/1 sesuai dengan topologi.
Konfigurasi IP Address Pada Laptop
14. Tambahkan IP Address pada masing-masing laptop.Caranya dengan double click atau klik 2x pada laptop lalu pilih pada tab Desktop.Lalu buka pada menu IP Configuration.- IP Address Laptop 1
Verifikasi
1. Lakukan uji coba dengan melakukan ping dari Laptop 1 ke R1.Jika mendapatkan reply maka konfigurasi berhasil dilakukan.
2. Lakukan uji coba dengan melakukan ping dari Laptop 2 ke R2.Jika mendapatkan reply maka konfigurasi berhasil dilakukan.
3. Lakukan uji coba dengan melakukan ping dari R1 ke R2.Jika mendapatkan reply maka konfigurasi berhasil dilakukan.
Tes Ping dari Laptop1 ke Laptop2, apakah berhasil? Jika menjawab Ya/Tidak, jelaskan kenapa?
Untuk menjawab pertanyaan diatas,kita akan melakukan uji coba ping terlebih dahulu dari Laptop1 ke Laptop2.
Pesan "Destination host unreachable" saat melakukan ping menunjukkan bahwa Laptop1 gagal terhubung dengan Laptop2. Ini terjadi karena keduanya berada di jaringan yang berbeda dan tidak terhubung langsung, sehingga tidak bisa saling berkomunikasi. Supaya ping bisa berhasil, kita perlu menambahkan routing statis agar masing-masing perangkat mengetahui jalur menuju jaringan lainnya.
0 Komentar