Apa itu VPS?
VPS (Virtual Private Server) adalah server virtual yang berasal dari satu server fisik dan dibagi menjadi beberapa bagian. Setiap VPS memiliki sistem operasi, penyimpanan, dan resource sendiri sehingga bisa berjalan secara mandiri seperti server pribadi. Karena bersifat virtual, VPS bisa diakses dan dikelola dari jarak jauh melalui internet.
VPS biasanya digunakan untuk hosting website, server aplikasi, atau keperluan pembelajaran seperti praktik jaringan dan server. Dibandingkan shared hosting, VPS lebih stabil dan fleksibel karena penggunanya bebas melakukan konfigurasi sesuai kebutuhan tanpa terganggu pengguna lain.
A.Topologi Jaringan
B.Tujuan
Mengetahui cara melakukan Konfigurasi EHCP pada Ubuntu 20.04 .
C.Persiapan
1. Virtual Box
2. PuTTY
3. File ISO Ubuntu 20.04
D.Langkah-Langkah Konfigurasi
Pembelian Domain
1. Lakukan pembelian domain melalui registrar, dalam contoh ini kita akan menggunakan IDCloudHost. Kunjungi situs web IDCloudHost, kemudian cari nama domain yang diinginkan untuk memastikan ketersediaannya. Sebagai contoh, domain yang akan digunakan adalah ezarrahendi.web.id . Jika tersedia, maka bisa dilanjutkan dengan klik add to cart.
Pembelian VPS
6. Setelah berhasil membeli domain, langkah selanjutnya adalah membeli VPS. Dalam contoh ini, penyedia layanan yang digunakan adalah Rumahweb. Pastikan sudah membuat akun dan login pada situs Rumahweb kemudian Lakukan deploy pada rumahweb dengan paket VPS yang diinginkan dengan memilih tier, zona, dan sistem operasi (OS) yang akan diinstal pada VPS.
7. Selanjutnya, tentukan hostname untuk VPS, lalu konfirmasi paket VPS yang akan dibeli.Dalam langkah ini, lokasi server yang dipilih adalah DCI (Data Center Indonesia) karena memiliki latensi rendah, kecepatan akses yang lebih baik untuk pengguna di Indonesia, serta keamanan dan stabilitas tinggi. Namun, pemilihan server ini dikenakan biaya tambahan sebesar Rp10.000.Setelah itu, klik Lanjut untuk melanjutkan ke tahap pemilihan metode pembayaran.
8. Setelah itu, pilih metode pembayaran yang diinginkan sesuai preferensi. Setelah metode pembayaran dipilih, lanjutkan ke proses pembayaran untuk menyelesaikan pembelian VPS.
9. Di bagian ini , akan ditanyakan apakah kita memerlukan faktur pajak. Lanjutkan ke bagian selanjutnya dengan mengklik Lanjut.
10. Jika sudah , maka lakukan checkout pada vps menggunakan metode pembayaran yang sudah dipilih sebelumnnya.
12. Pada halaman ini, Kita dapat melihat IP Public dari VPS serta root password, yang nantinya dapat digunakan untuk meremote VPS melalui aplikasi seperti PuTTY.
15. Lakukan pembaruan daftar paket pada Ubuntu Server dengan menjalankan perintah apt update untuk memastikan sistem menggunakan daftar paket terbaru.
apt install apache2
systemctl status apache2
Jika service berjalan dengan normal, output yang ditampilkan akan menunjukkan status active (running), yang menandakan bahwa Apache2 telah berjalan tanpa masalah.
18. Selanjutnya, masukkan IP Public dari VPS ke dalam browser di perangkat klien. Jika halaman default dari Apache2 muncul, itu berarti web server telah berhasil terinstal dan berjalan dengan baik.
20. Selanjutnya, pada bagian A Record, arahkan ke IP Public VPS. Jika sudah, simpan perubahan dengan mengklik opsi Save Changes.
21. Kembali ke PuTTY, lalu jalankan perintah ping pada domain yang telah diarahkan ke IP Public VPS. Jika mendapatkan reply dari IP Public VPS, maka A Record telah berhasil ditambahkan dan domain sudah terhubung dengan server VPS.
22. Selanjutnya, kita juga dapat melakukan verifikasi melalui situs whatsmydns.net dengan mencari A Record dari domain yang telah dibeli. Pada halaman hasil pencarian, akan terlihat status propagasi DNS. Jika sebagian besar lokasi sudah tercentang (✔), maka berarti propagasi telah berjalan dengan baik dan domain sudah mulai dapat diakses secara global.
Instalasi WordPress Pada VPS
23. Sekarang, kita akan melakukan instalasi WordPress pada VPS. Untuk itu, pertama-tama tambahkan user baru yang akan digunakan untuk mengelola instalasi WordPress dengan menjalankan perintah berikut:adduser [nama-user]
27. Selanjutnya, nonaktifkan virtual host default 00-default.conf dengan menjalankan perintah a2dissite, karena akan menggunakan virtual host yang sudah dibuat sebelumnya. Setelah itu, aktifkan virtual host tersebut dengan perintah a2ensite (virtualhost), lalu reload service Apache2 menggunakan perintah systemctl reload apache2 agar perubahan dapat diterapkan.
apt install mysql-server mysql-client phpmyadmin
29. Pada bagian ini, akan ditanyakan webserver yang ingin dikonfigurasi secara otomatis untuk phpMyAdmin. Karena disini kita menggunakan apache2 sebagai web service maka pilih Apache2.
31. Pada bagian ini, Masukan password yang nantinya password tersebut akan digunakan untuk MYSQL application untuk phpMyAdmin.
34. Selanjutnya, berikan hak akses penuh kepada user ezar pada database wordpress dengan menjalankan perintah grant all on wordpress.* to 'ezar'@'localhost'; agar user tersebut dapat mengelola database yang telah dibuat. Setelah proses ini selesai, keluar dari MySQL menggunakan perintah exit sehingga kembali ke terminal Linux.
Setelah itu kita dapat login menggunakan username dan password MySQL yang telah dibuat sebelumnya.
37. Sekarang, kita akan mengunggah file WordPress ke direktori root. Untuk itu, ubah izin direktori tersebut agar memiliki akses penuh dengan perintah chmod 777 (directory), sehingga semua pengguna dapat membaca, menulis, dan mengeksekusi file di dalamnya.
39. Setelah proses upload selesai,kita cari file wp-config-sample.php lalu kita lakukan perubahan nama atau rename menjadi wp-config.php.
Reinstall VPS
Nah , Jika ingin mereset VPS ke kondisi awal atau melakukan reinstall, dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
45. Untuk mereset VPS ke kondisi awal atau melakukan reinstall, akses Client Zone penyedia layanan VPS, Kemudian navigasikan ke manage vps.
46. Setelah berhasil masuk ke KVM Panel, daftar VPS yang aktif akan terlihat. Pilih ikon pengaturan untuk melanjutkan.
49. Jika proses reinstall VPS selesai, nantinya status dari VPS akan kembali menjadi online dan disk usage nya pun akan kembali seperti sedia kala.
0 Komentar