FTP Server (File Transfer Protocol Server) adalah sebuah server yang berfungsi untuk menerima dan mengelola permintaan transfer file antara client dan server menggunakan protokol FTP. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk mengunduh (download) atau mengunggah (upload) file dari atau ke server melalui jaringan, seperti internet atau jaringan lokal. FTP menggunakan dua saluran komunikasi, yaitu satu untuk mengirim perintah dan yang lainnya untuk mentransfer data. Meskipun FTP Server masih sering digunakan, protokol ini memiliki beberapa kelemahan dalam hal keamanan, terutama karena data dan kredensial pengguna dikirim tanpa enkripsi, sehingga penggunaan versi aman seperti FTPS atau SFTP lebih dianjurkan.
A.Topologi Jaringan
B.Tujuan
Mengetahui cara melakukan Konfigurasi FTP Server di PNETLab.
C.Persiapan
1. PNETLab
2. PuTTY
D.Langkah-Langkah Konfigurasi
1. Sebelumnya,pastikan pada PNETLab telah diinstal dua docker yaitu Ubuntu Server dan Ubuntu Desktop.Hal ini penting untuk mengkonfigurasi FTP Server,kita memerlukan Ubuntu Server sebagai FTP Server dan Ubuntu Desktop sebagai FTP Client.
4. Buka aplikasi PuTTY, lalu remote server dengan menggunakan PuTTY,caranya dengan memamasukkan IP Address yang ada pada eth1 (192.168.236.137).Gunakan port 22,lalu klik Open untuk meremote.
5. Ketika meremote Ubuntu Server di PNETLAB, gunakan user admin dan password admin yang merupakan pengaturan default. Setelah berhasil login, akses pengguna root dengan memasukkan perintah " sudo -i " dan masukkan password admin.Ini akan memberikan hak akses administratif penuh untuk melakukan konfigurasi lanjutan.
7. Pastikan konfigurasi DHCP Server active atau running.Ini bertujuan agar IP Address dapat dibagikan kepada FTP Client.Restart layanan DHCP untuk menerapkan perubahan, lalu periksa status layanan untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Jika status menunjukkan "active (runing)", berarti konfigurasi DHCP Server sudah benar.
8. Untuk melakukan konfigurasi FTP Server,kita perlu mengistall paket proftpd terlebih dahulu.Untuk melakukan instalasi paket proftpd dapat dengan memasukkan perintah
" apt install proftpd " .
9. Setelah menginstal paket proftpd,selanjutnya kita buat folder untuk menyimpan file FTP.Misalnya disini membuat folder dengan nama ftpezar di direktori home.Untuk melakukannya kita masuk ke direktori home dahulu dengan perintah " cd /home "
Lalu kita buat folder dengan perintah " mkdir nama-folder "
10. Agar folder yang sebelumnya dibuat dapat diubah atau diedit,berikan hak akses penuh untuk folder tersebut.Caranya dengan memasukkan perintah :
" chmod 777 nama-folder/ "
11. Untuk mengantisipasi terjadinya kesalahan saat konfigurasi FTP,kita lakukan backup pada file proftpd.conf.Caranya kita masuk dahulu ke direktori /etc/proftpd dengan memasukkan perintah:
" cd /etc/proftpd "
Lalu kita buat salinan untuk file proftpd.conf,caranya dengan memasukkan perintah:
" cp proftpd.conf proftpd.conf.backup " (nama file backup bisa sesuai keinginan)
12. Lakukan edit pada file proftpd.conf menggunakan nano editor untuk melakukan konfigurasi FTP Server.Untuk caranya dapat dengan memasukkan perintah :
" nano proftpd.conf "
13. Bagian Use this to jail all users in their homes merujuk pada pembatasan akses pengguna FTP hanya ke direktori home mereka, sehingga mereka tidak bisa mengakses direktori lain di sistem. Untuk menerapkan ini, tambahkan folder yang sebelumnya dibuat. Misalnya, jika folder yang dibuat adalah /home/ftpezar, maka folder ini akan menjadi tempat terbatas bagi pengguna, memastikan mereka hanya bisa mengakses folder tersebut tanpa bisa menjelajah ke direktori lain di luar folder home mereka.
" adduser nama-yang-diinginkan "
15. Kemudian, atur hak akses pengguna yang telah dibuat agar bisa mengakses folder file FTP dengan menjalankan perintah berikut:
" usermod -d /home/ftpfai team3 "
(Nama folder dan pengguna sesuaikan dengan konfigurasi masing-masing).
16. Setelah menyimpan perubahan yang telah dilakukan, restart layanan proftpd untuk menerapkan konfigurasi baru dengan memasukkan perintah:
" /etc/init.d/proftpd restart "
E.Ujicoba Pada Client
1. Buka Ubuntu Desktop, kemudian gunakan fitur pencarian di menu untuk menemukan dan menjalankan terminal.
2. Lakukan pengecekan IP Address dengan menjalankan perintah " ifconfig " di terminal. Dari hasilnya, terlihat bahwa interface eth1 telah berhasil memperoleh IP Address 100.100.100.2 secara dinamis dari DHCP Server yang ada di Ubuntu Server.
3.Uji konektivitas IP gateway dengan menjalankan perintah ping ke IP Address 100.100.100.1, yang terhubung melalui interface eth2 pada Ubuntu Server.
" ftp://100.100.100.1 " (sesuaikan dengan IP Address masing-masing)
Selanjutnya masukkan username dan password yang sebelumnya dibuat.Lalu klik Sign In untuk mengakses.
5. Di sini terlihat bahwa folder pada FTP Server masih kosong. Oleh karena itu, langkah selanjutnya adalah mencoba menambahkan file ke FTP Server tersebut.
" apt update "
7. Untuk menambahkan file, sebelumnya kita install terlebih dahulu paket FTP di Client. Ini bisa dilakukan dengan menjalankan perintah:
7. Untuk menambahkan file, sebelumnya kita install terlebih dahulu paket FTP di Client. Ini bisa dilakukan dengan menjalankan perintah:
" apt install ftp "
" ftp IP_Address_Server ".
Setelah berhasil terhubung, masukkan username dan password yang telah dibuat untuk FTP Server, lalu buat folder baru dengan nama sesuai keinginan menggunakan perintah " mkdir nama_folder " .
9. Lakukan verifikasi dengan me-refresh web browser yang terhubung ke FTP Server. Periksa apakah folder yang baru dibuat sudah muncul dalam daftar direktori di server FTP.
10. Karena akan melakukan upload file dari client ke server, langkah selanjutnya adalah membuat file di desktop client. Sebagai contoh, buatlah file dengan nama ezarfile.txt di desktop client.
11. Setelah membuat file, upload file dari client ke server dengan mengakses server FTP melalui terminal menggunakan perintah " ftp IP_Address_Server ". Setelah berhasil terhubung, upload file yang baru dibuat dengan perintah " mput Client/ezarfile.txt " (sesuaikan nama file sesuai kebutuhan).
12. Lakukan verifikasi dengan menyegarkan tampilan halaman web browser yang terhubung ke FTP Server. Periksa apakah file yang baru di-upload dari PC Client sudah muncul dalam daftar file di server FTP. Ini memastikan bahwa file telah berhasil ditransfer dan dapat diakses dari server FTP.
0 Komentar