CCNA | Lab - Managing Router Configuration

CCNA | LAB - MANAGING ROUTER CONFIGURATION

A. Topologi



B. Konfigurasi

Sebelumnya pastikan pada setiap perangkat seperti Router dan Laptop telah diberi IP Address sesuai dengan topologi.

1. Jika sudah,kita akan mengaktifkan SSH pada router.Untuk melakukannya ada beberapa yang perlu kita konfigurasi, seperti domain router,username dan password login,setting transport input ssh pada line vty dan terakhir generate rsa.Sekarang kita akan melakukannya pada R1 terlebih dahulu.

2. lakukan konfigurasi yang sama pada R2 untuk mengaktifkan SSH, seperti yang telah dilakukan sebelumnya pada R1.

3. Tambahkan IP Address pada server. Sebagai percobaan, kita akan melakukan backup terhadap router1 yang berada di Network A. Oleh karena itu, server perlu diberikan IP Address yang masih dalam satu segmen dengan jaringan 192.168.1.0/24.

4. Setelah server dan router berada dalam jaringan yang sama, langkah selanjutnya adalah melakukan backup konfigurasi yang sedang berjalan ke TFTP (server). Caranya sebagai berikut.

5. Kita juga bisa membackup file yang terdapat di flash router ke server TFTP. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

6. Setelah proses backup selesai, periksa apakah file sudah berhasil diunggah ke server dengan cara membuka tab Service > TFTP.

7. Untuk melakukan restore dengan menggunakan file backup yang ada pada server.Dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.


8. Kita juga dapat melihat informasi software maupun hardware pada router.Caranya dengan menjalankan perintah show version.

C. Verifikasi

9. Untuk mengetahui apakah SSH berhasil dilakukan ,uji coba menggunakan command prompt dan coba akses router menggunakan SSH.Caranya dengan menggunakan perintah ssh -l admin [IP Address].
  • Laptop 1 > R1
  • Laptop 2 > R2

Terlihat dari hasil di gambar,bahwa pada R1 dan R2 sudah berhasil dan bisa di akses melalui SSH.

D. Review

  • Coba lakukan akses telnet dari Laptop1 ke R1 dan Laptop2 ke R2, apakah berhasil atau tidak?
  • Laptop 1 > R1
  • Laptop 2 > R2

Terlihat pada gambar bahwa akses telnet R1 dan R2 tidak berhasil dilakukan.

  • Bagaimana caranya agar user dapat melakukan akses telnet dan SSH sekaligus?
10. Caranya adalah dengan mengatur transport input SSH dan Telnet pada line VTY yang berbeda, yaitu dengan mengubah angka di sebelah line vty yang menunjukkan nomor akses remote ke router.

11. Selanjutnya,lakukan uji coba dengan mengakses router menggunakan telnet dan SSH pada command prompt laptop.

  • Apa bedanya FTP dan TFTP?

    FTP (File Transfer Protocol) adalah protokol untuk mengirim file yang lebih aman dan lengkap. FTP mendukung login dengan username dan password, menggunakan koneksi TCP yang stabil, dan cocok untuk kirim file besar. Biasanya FTP digunakan saat kita perlu mengatur dan melindungi file, seperti saat mengelola file website atau data penting pengguna.

    TFTP (Trivial File Transfer Protocol) adalah versi sederhana dari FTP. Protokol ini lebih cepat karena menggunakan UDP, tapi tidak mendukung login dan tidak aman karena data tidak dienkripsi. TFTP biasanya digunakan untuk hal-hal seperti booting perangkat jaringan atau kirim file konfigurasi secara cepat. Jadi, FTP cocok untuk transfer file yang butuh keamanan dan kontrol, sedangkan TFTP lebih pas untuk tugas cepat.

Posting Komentar

0 Komentar