CCNA | LAB - MANAGING ROUTER CONFIGURATION
A. Topologi
B. Konfigurasi
3. Tambahkan IP Address pada server. Sebagai percobaan, kita akan melakukan backup terhadap router1 yang berada di Network A. Oleh karena itu, server perlu diberikan IP Address yang masih dalam satu segmen dengan jaringan 192.168.1.0/24.
5. Kita juga bisa membackup file yang terdapat di flash router ke server TFTP. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
6. Setelah proses backup selesai, periksa apakah file sudah berhasil diunggah ke server dengan cara membuka tab Service > TFTP.
7. Untuk melakukan restore dengan menggunakan file backup yang ada pada server.Dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.
C. Verifikasi
- Laptop 1 > R1
- Laptop 2 > R2
D. Review
- Coba lakukan akses telnet dari Laptop1 ke R1 dan Laptop2 ke R2, apakah berhasil atau tidak?
- Laptop 1 > R1
- Laptop 2 > R2
- Bagaimana caranya agar user dapat melakukan akses telnet dan SSH sekaligus?
11. Selanjutnya,lakukan uji coba dengan mengakses router menggunakan telnet dan SSH pada command prompt laptop.
- Apa bedanya FTP dan TFTP?
FTP (File Transfer Protocol) adalah protokol untuk mengirim file yang lebih aman dan lengkap. FTP mendukung login dengan username dan password, menggunakan koneksi TCP yang stabil, dan cocok untuk kirim file besar. Biasanya FTP digunakan saat kita perlu mengatur dan melindungi file, seperti saat mengelola file website atau data penting pengguna.
TFTP (Trivial File Transfer Protocol) adalah versi sederhana dari FTP. Protokol ini lebih cepat karena menggunakan UDP, tapi tidak mendukung login dan tidak aman karena data tidak dienkripsi. TFTP biasanya digunakan untuk hal-hal seperti booting perangkat jaringan atau kirim file konfigurasi secara cepat. Jadi, FTP cocok untuk transfer file yang butuh keamanan dan kontrol, sedangkan TFTP lebih pas untuk tugas cepat.
0 Komentar