Remote Server - Debian 12

 


Remote server Debian adalah server yang menggunakan sistem operasi Debian dan diakses dari jarak jauh melalui jaringan seperti internet atau intranet. Debian adalah distribusi Linux yang terkenal karena kestabilan dan keandalannya, dan sering digunakan untuk berbagai tujuan seperti hosting website, database, aplikasi, atau layanan lainnya. Akses jarak jauh ke server ini biasanya dilakukan menggunakan protokol SSH (Secure Shell), yang memungkinkan pengguna untuk mengelola server seolah-olah mereka berada di depan komputer tersebut.

Mengelola remote server Debian melibatkan penggunaan perintah baris (command line) untuk mengelola sistem, menginstal perangkat lunak, dan mengkonfigurasi layanan. Keamanan server dijaga dengan berbagai langkah seperti firewall, pengaturan izin pengguna, dan pembaruan sistem secara rutin. Server Debian dapat menjalankan berbagai layanan seperti web server, database, dan aplikasi lainnya, serta sering digunakan dalam lingkungan virtualisasi dan cloud untuk fleksibilitas dan efisiensi yang lebih baik.

  • Tujuan
    Mengetahui bagaimana cara menginstall dan meremote debian 12 server.

  • Alat dan Bahan
  1. Laptop/PC
  2. Aplikasi VirtualBox
  3. Aplikasi PuTTY
  4. File ISO Debian 12
  5. Aplikasi TeamViewer
  • Langkah Kerja
1. Buat cloning dari virtual machine server ini untuk dijadikan sebagai virtual machine Remote. Carannya dengan klik kanan kemudian pilih opsi Clone.

2. Beri nama dan pilih direktori untuk menyimpannya. Pada bagian MAC Address policy gunakan Generate New MAC Address for all network adapters. Setelah itu klik Next.

Opsi “Generate New MAC Address for all network adapters” pada saat melakukan cloning di VirtualBox berarti kalian meminta VirtualBox untuk membuat alamat MAC (Media Access Control) baru untuk semua adapter jaringan yang ada pada mesin virtual yang sedang dikloning.

3. Untuk bagian "Clone type" pilih Full done untuk mengkloning seuruh konfigurasi yang ada pada Virtual Machine server yang asli, lalu klik finish.

4. Setelah proses clone selesai,sekarang kita akan menyalakan atau menjalankan server tersebut.Caranya dengan klik Start.

5. Jalankan file ISO Debian 12 pada virtual machine dengan cara klik Device lalu Optical Drives dan pilih file ISO Debian 12.

6. Untuk mengganti repository ke repository resmi Debian 12, jalankan perintah nano /etc/apt/sources.list untuk membuka file tersebut di Nano Editor.Sebelum menjalankan perintah pastikan anda masuk sebagai user root.

7. Untuk menambahkan repository resmi, tambahkan tanda `#` pada baris pertama untuk menonaktifkannya agar tidak dibaca oleh sistem. Setelah itu, tekan CTRL + X untuk menyimpan perubahan pada file sources.list.

Berikut repisitory resmi yang digunakan untuk file sources.list:

deb http://deb.debian.org/debian bookworm main non-free-firmware
deb-src http://deb.debian.org/debian bookworm main non-free-firmware

deb http://deb.debian.org/debian-security/ bookworm-security main non-free-firmware
deb-src http://deb.debian.org/debian-security/ bookworm-security main non-free-firmware

deb http://deb.debian.org/debian bookworm-updates main non-free-firmware
deb-src http://deb.debian.org/debian bookworm-updates main non-free-firmware

8. Pada bagian ini, masukkan nama file yang ingin disimpan, lalu tekan enter.

9. Langkah berikutnya adalah menginstal paket. Pertama, jalankan perintah apt update untuk memperbarui daftar paket. Setelah itu, instal paket SSH agar server dapat di-remote melalui SSH dengan menjalankan perintah apt install openssh-server.Dan pada pertanyaan Do yo want to continue? pilih opsi y(Yes).

10. Selanjutnya lakukan ujicoba remote pada server sendiri dengan SSH melalui aplikasi PuTTY. Masukan IP Address dari server yang sudah dibuat dan gunakan port 22 , Kemudian klik Open.

11. Untuk tampilan ini, coba masuk ke akun root dengan melakukan login menggunakan username dan password. Setelah itu, ketik perintah "su" dan masukkan password root yang sebelumnya telah dibuat.Jika sudah berhasil masuk hingga ke root itu menandakan bahwa remote terhadap server berhasil dilakukan.

12. Untuk melakukan remote ke server yang berbeda pastikan untuk berada di jaringan yang satu network dengan server yang ingin di remote.

13. Login dengan cara memasukkan username dan password, coba juga untuk masuk ke akun root dengan memasukkan perintah "su" dan password untuk akun root. Jika berhasil maka server yang berasal dari PC lain sudah berhasil di remote.

14. Sekarang, lakukan remote menggunakan aplikasi yang berbeda. Disini saya akan mencobanya menggunakan Aplikasi TeamViewer. Buka aplikasi TeamViewer kemudian masukan code yang tertera pada TeamViewer yang ingin di remote Setelah itu, klik Connect.

15. Pada bagian ini,akan diminta password yang tertera pada Komputer partner. Masukan password kemudian klik “Log On”.


16. Jika sudah muncul tampilan dari perangkat yang ingin di remote, maka remote menggunakan TeamViewer telah berhasil dilakukan.











Posting Komentar

0 Komentar