CCNA | LAB - ACL STANDARD
Apa Itu ACL Standard ?
ACL Standard (Access Control List Standard) adalah jenis daftar kontrol akses yang digunakan pada perangkat jaringan seperti router untuk mengatur lalu lintas berdasarkan alamat IP sumber saja. Artinya, ACL ini hanya mempertimbangkan dari mana data berasal tanpa melihat ke mana data itu akan pergi atau layanan apa yang digunakan. ACL Standard bersifat sederhana dan biasanya digunakan untuk mengizinkan atau memblokir akses dari satu IP atau jaringan tertentu secara keseluruhan.
A. Topologi
B. Tabel IP Address
C. Konfigurasi
.: 1. Buat rule ACL Standard seperti dibawah ini :
- Deny host 192.168.1.1 berkomunikasi dengan network 192.168.2.0
- Deny network 172.16.1.0 berkomunikasi dengan network 192.168.2.0
- Permit semua trafik lainnya
1. Sebelum melakukan konfigurasi ACL,pastikan Laptop1 bisa melakukan ping ke Laptop2.
Router(config)# access-list 1 permit/deny source hostname/ip/network
Router(config)# access-list 1 permit/deny any
ACL telah dikonfigurasi di R2 mengikuti urutan rule nomor 1-3. Penempatan ACL di R2 bertujuan agar rule tersebut dapat berfungsi dengan baik saat dijalankan. Hal ini sesuai dengan prinsip dasar ACL standar, yaitu ditempatkan dekat dengan router tujuan (close to the destination router).
3. Konfigurasikan ACL Standard pada interface outgoing, yaitu interface fa0/1 yang menuju ke jaringan 192.168.2.0.
4. Verifikasi dengan melihat access-list standard yang sudah dibuat pada R2.Caranya dengan menggunakan perintah show access-lists.
5. Kita juga dapat melakukan verifikasi dengan lakukan ping dari Laptop1 ke Laptop2.Dan hasil seharusnya akan keluar reply Destination host unreachable.
Dari hasil yang terlihat,kita telah berhasil melakukan konfigurasi ACL Standard.Karena IP 192.168.1.1 tidak bisa berkomunikasi dengan 192.168.2.0,namun saat IP nya selain dari 192.168.1.1 kita berhasil berkomunikasi.
7. Selanjutnya,kita lakukan test ping dari interface loopback1 R1 ke Laptop2.Dan seharusnya ping yang dilakukan akan gagal.
.:2. Buat rule ACL standard seperti dibawah ini untuk R1:
- Deny host 192.168.2.1 berkomunikasi dengan network 192.168.1.0
- Deny network 172.16.3.0 berkomunikasi dengan network 192.168.1.0
- Permit semua trafik lainnya
Router (config) # no access-list [number-acl]Router (config) # no ip access-group [number-acl] out
D. Review
- Jika ada kesalahan penulisan rule di numbered ACL standar, bagaimana cara melakukan
pengeditan rule-nya?
Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan rule pada numbered ACL standar, langkah yang harus dilakukan adalah menghapus rule yang salah terlebih dahulu, lalu menuliskannya kembali dengan benar. Hal ini disebabkan karena pada numbered ACL, tidak memungkinkan untuk mengedit satu per satu baris rule secara langsung.
- Jelaskan perbedaan antara numbered ACL dan named ACL?
Numbered ACL menggunakan angka sebagai identitas dan bersifat kurang fleksibel karena tidak bisa mengedit satu rule secara langsung, sedangkan named ACL menggunakan nama sehingga lebih mudah dikelola dan memungkinkan pengeditan rule secara spesifik tanpa menghapus seluruh daftar.
- Praktikkan rule ACL diatas (#1 maupun #2) menggunakan named ACL secara bergantian?
Sebagai contoh,disini kita akan melakukan konfigurasi named ACL pada R1.Untuk melakukannya gunakannya perintah berikut.
- Buatlah rule ACL dibawah ini di R1 maupun R2 dan aplikasikan rule ACL tersebut di R1 maupun R2? Verifikasi rule tersebut dengan mencoba akses telnet dari Laptop1 dan Laptop2.
- Hanya Laptop2 yang boleh akses telnet R1
- Host lainnya tidak diperbolehkan akses telnet R1
- Hanya Laptop1 yang boleh akses telnet R2
- Host lainnya tidak diperbolehkan akses telnet R2
Kita akan lakukan konfigurasi sesuai dengan rule yang diberikan.
- Pada R1, untuk mengizinkan Laptop2 mengakses Telnet dan memblokir akses Telnet dari host lain, gunakan perintah berikut.
- Pada R2, untuk mengizinkan Laptop1 mengakses Telnet dan memblokir akses Telnet dari host lain, gunakan perintah berikut.
- Lakukan verifikasi dengan cara mengakses telnet.Pertama kita akan coba dari Laptop1 > R1 dan Laptop1 > R2.
Terlihat saat Laptop1 mencoba mengakses telnet dari R1 mengalami kegagalan.Sementara saat Laptop1 mengakses telnet dari R2 berhasil.
0 Komentar