Instalasi Debian 12 Pada VirtualBox


Debian 12, atau "Bookworm," dirilis pada 10 Juni 2023 dan menawarkan berbagai pembaruan penting. Versi ini mencakup ribuan paket terbaru dan kernel Linux yang lebih baru, mendukung perangkat keras terbaru serta memperbaiki kinerja dan keamanan.

Dengan fokus pada stabilitas, Debian 12 juga menyediakan perbaikan keamanan untuk melindungi dari kerentanan terbaru. Dukungan untuk berbagai arsitektur perangkat keras ditingkatkan, dan beberapa fitur baru ditambahkan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Seperti versi sebelumnya, Debian 12 didukung oleh komunitas besar pengembang dan pengguna.

  • Tujuan

Mengetahui cara instal debian 12 pada virtualbox.


  • Alat dan Bahan

  1. Laptop/PC

  2. Aplikasi VirtualBox

  3. File ISO Debian 12


  • Prosedur/Langkah Kerja


1. Buka aplikasi VirtualBox lalu klik New untuk membuat virtual machine baru.

2. Masukkan nama untuk mesin virtual, pilih lokasi folder penyimpanan, lalu pilih jenis dan versi sistem operasi Linux lalu klik Next.

3. Atur RAM dan jumlah CPU sesuai dengan kebutuhan, kemudian klik Next.

4. Sesuaikan ruang penyimpanan untuk mesin virtual sesuai dengan kebutuhan.

5. Jika sudah selesai,klik Finish.

6. Setelah mesin virtual dibuat, klik opsi Start untuk menjalankannya.

7. Karena tadi tidak memasukkan file ISO akan muncul notifikasi seperti digambar,upload file ISO lalu klik Mount and Retry Boot.

8. Jika tampilan seperti ini muncul, pilih opsi install. Jika memilih Graphical install, tampilan akan berupa gambar. Sebaliknya, jika memilih Install saja, tampilan sistem operasi akan berbasis teks.

9. Pilih bahasa yang akan digunakan untuk menginstal sistem operasi serta menjadi bahasa default untuk sistem operasi yang akan diinstal.

10. Sekarang atur lokasi yang berguna untuk menentukan zona waktu,dan disini saya memilih opsi other > Asia > Indonesia.Jika sudah tekan enter.

11. Pada bagian ini, kita akan menetapkan pengaturan lokal default untuk sistem Linux Debian. Karena Linux Debian berasal dari Amerika Serikat, saya memilih opsi United States sebagai pengaturan lokal.

12. Pilih tata letak keyboard yang ingin digunakan, kemudian tekan enter.

13. Pada bagian ini, masukkan hostname untuk sistem operasi Debian yang akan diinstal. Saya menggunakan nama panggilan saya. Setelah itu, klik continue.

14. Pada bagian ini, kita diminta untuk memasukkan nama domain. Jika Anda memiliki nama domain, masukkan nama tersebut. Jika tidak, biarkan kosong dan klik continue.

15. Pada bagian ini,kita diminta untuk membuat kata sandi untuk untuk pengguna root.Masukkan kata sandi yang diinginkan lalu klik continue.

16. Masukkan kembali kata sandi yang telah dibuat sebelumnya, kemudian klik continue.

17. Pada bagian ini,kita diminta untuk mengisi nama lengkap.Jika sudah klik continue.

18. Masukkan username yang ingin digunakan.Jika sudah klik continue.

19. Masukkan kata sandi  yang ingin digunakan untuk user yang sebelumnya sudah kita buat.Jika sudah klik continue.

20. Masukkan kembali kata sandi yang telah dibuat sebelumnya, kemudian klik continue.

21. Pada bagian ini kita diminta untuk memilih zona waktu.Pilih zona waktu sesuai dengan daerah yang ditinggali,jika sudah tekan enter.

22. Pada bagian Partition disks, pilih Guided – use entire disk untuk membuat partisi secara otomatis di seluruh disk. Setelah itu, tekan enter.

23. Pada tampilan berikutnya, akan terlihat daftar disk. Pilih disk yang diinginkan,setelah itu tekan enter.

24. Pada bagian berikutnya, akan diminta untuk memilih skema partisi disk. Pilih All files in one partition, lalu tekan enter.

25. Selanjutnya, tinjau perubahan yang telah dilakukan pada disk. Jika ingin melakukan perubahan tambahan, pilih opsi Undo changes to partition. Jika tidak, pilih Finish partitioning and write changes to disk.Jika sudah tekan enter.

26. Pada langkah ini, pilih opsi Yes untuk menyimpan perubahan pada disk.Lalu tekan enter.

27. Pilih opsi No untuk melewati pemindaian instalasi tambahan.Lalu tekan enter.

28. Pilih negara yang diinginkan untuk menemukan mirror dari arsip Debian,lalu tekan enter.

29. Pilih Debian archive mirror yang diinginkan lalu tekan enter.

30. Jika menggunakan server proxy, masukkan informasi proxy pada bagian ini; jika tidak, dapat dikosongkan saja. Setelah itu, klik continue.

31. Pada bagian ini pilih opsi No untuk melewati partisipasi dalam survei paket.Lalu tekan enter.

32. Pada bagian ini,pilih perangkat lunak yang ingin diinstal.Lalu klik continue.

33. Pada bagian ini, pilih opsi Yes untuk menginstal Grub boot loader pada hard drive utama.

34. Pilih drive /dev/sda sebagai lokasi untuk menginstal Grub boot loader, lalu tekan enter.

35. Setelah proses instalasi Debian 12 selesai,klik continue untuk melakukan reboot.

36. Setelah proses reboot selesai,akan muncul tampilan untuk login.Gunakan username dan password yang sebelumnya telah dibuat.

37. Instalasi sistem operasi Debian 12 pada VirtualBox sudah berhasil dilakukan.

Posting Komentar

0 Komentar